Imbas Simpanan Nasabah Dicuri Karyawan, Pejabat Bank di Jepang Potong Gaji 30%
Jumat, 17 Januari 2025
Pengunggah: Redaksi
Finance - Skandal yang terjadi terhadap salah satu bank terbesar di Jepang, MUFG Bank, setelah polisi menangkap seorang pegawai yang diduga mencuri barang-barang berharga senilai 1,4 miliar yen dari kotak deposit pelanggan.
Insiden ini mendorong para pejabat bank untuk mengambil sikap, termasuk memotong gaji mereka sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Pegawai tersebut, Yukari Iwamura, yang juga menggunakan nama Yamazaki, ditangkap pada Selasa (14/1) atas dugaan mencuri 20 batang emas dalam dua kesempatan berbeda dari kotak deposit milik pelanggan.
Penyelidikan awal menunjukkan aksi pencurian berlangsung selama empat tahun dan melibatkan sekitar 60 kotak deposit, dengan kerugian total mencapai 1,4 miliar yen.
Dalam pernyataannya, MUFG Bank mengungkapkan permintaan maaf kepada para pelanggan dan pemangku kepentingan.
“Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang disebabkan,” kata pihak bank.
Mereka juga berkomitmen untuk memperbaiki sistem pengawasan, termasuk memantau kunci cadangan kotak deposit dan memperketat operasional.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, tiga eksekutif utama, Chairman Naoki Hori, CEO Junichi Hanzawa, dan Pejabat Eksekutif Manajer Tadashi Yamamoto, memutuskan untuk menerima pengurangan gaji sebesar 30% selama tiga bulan. Dua eksekutif lainnya akan menerima potongan gaji sebesar 20% untuk periode yang sama.
“Langkah ini kami ambil untuk memulihkan kepercayaan publik dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ujar Naoki Hori dalam konferensi pers.
Sebagaimana diketahui, MUFG Bank merupakan salah satu dari tiga bank terbesar di Jepang hasil penggabungan UFJ Bank dan Bank of Tokyo-Mitsubishi pada 2006, juga memastikan pelanggan yang terdampak akan mendapatkan kompensasi penuh secara bertahap.
Polisi Tokyo menyatakan penyelidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya tuduhan tambahan terhadap pelaku, mengingat kerugian yang terungkap sangat besar.
Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan internal di lembaga keuangan besar untuk melindungi kepentingan pelanggan.
Atas peristiwa tersebut, MUFG Bank berjanji akan memperkuat sistem keamanan dan pengawasan demi mencegah kejadian serupa selanjutnya.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Finance – Demi menjaga kelestarian satwa endemik, PT Waskita Karya (Persero) Tbk tengah membangun Jembatan Satw...
FinanceJumat, 23 Mei 2025
Finance - Kebijakan tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menuai...
FinanceSenin, 25 Agustus 2025
Finance - Pemerintah memperbarui aturan terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari Sumber Daya Alam (SDA).Langkah ini...
FinanceRabu, 22 Januari 2025
Finance - CEO dan pendiri Nvidia, Jensen Huang, kembali mencuri perhatian dunia. Hal tersebut terjadi setelah per...
FinanceKamis, 15 Mei 2025
Finance - Baru-baru ini TikTok Indonesia dipanggil oleh Menteri Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) Teten Masduki dal...
FinanceRabu, 26 Juli 2023
Finance — Awal Juli 2025 dibuka dengan kabar kurang menyenangkan bagi para pengguna bahan bakar minyak (BBM) no...
FinanceSelasa, 01 Juli 2025
Ela (bukan nama sebenernya) (28) memulai usaha kerajinan makrame di tahun 2020 dengan modal Rp50.000 dari mertuan...
FinanceJumat, 07 Agustus 2026
Finance – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga level 6.011,8 pada perdagangan Selasa (18/3/2025). R...
FinanceRabu, 19 Maret 2025
Finance - Perusahaan teknologi besar, Google sempat diketahui sedang mengembangkan aplikasi chatbot selul...
FinanceSabtu, 15 Juli 2023
Finance - Mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan mendapatkan uang pensiunan yang cuku...
FinanceJumat, 08 November 2024